TONDANO — 12.12.12 hari ini, menjadi sejarah baru bagi Minahasa. Rakyat Tanah Toar Lumimuut ini akan menentukan pilihan siapa yang menjadi pemimpin mereka lima tahun ke depan. Lima pasang calon yang akan berjibaku meraih suara dari rakyat, pasti akan ada yang menang, ada pula yang “menang-is”.
Pasangan Ariane Frederik Nangoy-Jeffry J Mentu, Careig Naichel Runtu-Denny J Tombeg, Jantje Wowiling Sajouw-Ivan Sarundajang, Hangky Arther Gerungan-Recky J Montong, dan Johana Kaseger-Ferdinand Mewengkang, menunggu gerakan hati pemilih untuk memilih mereka.
"Apapun yang terjadi esok (hari ini, red) itu sudah digariskan Tuhan, tidak perlu terlalu memikirkannya. Karena kami yakin bila Tuhan berkenan, tidak ada satupun kekuatan yang dapat menahannya,” ujar Hangky Gerungan.
Hari ini, Rabu (12/12) 264.193 rakyat Minahasa yang mempunyai hak pilih akan berbondong-bondong mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk menyalurkan hak suara mereka.
Harian Manado Post melaporkan, kemarin hingga tadi malam, kesiapan dalam menyambut pesta demokrasi ini sendiri sudah mulai tampak terlihat di sejumlah wilayah. Para petugas Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) mulai membuat Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang akan digunakan untuk memilih. Di seluruh Minahasa bakal 264.192 pemilih akan menyalurkan suara di 566 TPS.
Rakyat Minahasa, juga pihak lain yang ingin mengetahui hasil pemilihan bupati (Pilbup) hari ini, kemungkinan akan segera mendapatkan informasinya. Sebab, ada beberapa lembaga survey independen yang turun ke Minahasa untuk melakukan perhitungan cepat atau quick count. Ketua KPU Minahasa Meidy Tinangon Selasa (11/12) mengungkapkan, sampai saat ini sudah ada beberapa lembaga survey yang memasukan surat ke KPU Minahasa untuk melakukan perhitungan cepat.
“Barusan dari LSI dan beberapa lembaga survey lainnya yang membawa surat rekomendasi untuk melakukan quick count. Sebenarnya mereka bisa langsung melakukan quick count dengan melapor saja ke Kesbangpol atau instansi terkait lainnya,” ujar Tinangon.
Lanjut Tinangon, dengan adanya quick count , kemungkinan sore hari masyarakat Minahasa sudah bisa mengetahui siapa Bupati-Wakil Bupati Minahasa 2013-2018.
Pasangan calon tertentu juga tampaknya mempersiapkan tim untuk melakukan quick count-nya sendiri.
H-1 jelang pemilihan aktifitas calon bupati tampak seperti biasa. Hangky Gerungan sendiri tampak santai bermain dengan Aurell di rumah milik keluarga Gerungan-Wala di Desa Wasian, Kecamatan Kakas. Hanya mengenakan kaos dan celana pendek coklat HAG nampak menikmati waktunya bersama sang cucu, Aurell Gerungan. Raut wajahnya nampak santai seolah tidak memikirkan kalau sehari lagi dia akan menghadapi momen yang besar dalam Pilbup Minahasa.
Lanjutnya, saat masa tenang ini dirinya lebih banyak menghabiskan waktu dengan keluarganya, yang memang sudah tersita sejak beberapa bulan terakhir ini.
“Mumpung ada waktu untuk santai bersama keluarga, saya gunakan. Percayakan tim HAG-RJM yang telah dibentuk untuk bekerja,” ujarnya.
Di tempat terpisah Jantje Sajow mengungkapkan, dalam mengisi masa tenang dirinya lebih memilih santai bersama keluarga di mall. “Satu hari ini saya habiskan bersama keluarga di mall untuk melepas semua lelah selang beberapa bulan terakhir melakukan sosialisasi. Usai dari mall kami keluarga semua akan menuju Desa Koka untuk membaur dan memantau semua kesiapan pelaksanaan pemungutan suara di TPS yang di Desa Koka,” katanya.
Sementara itu, hukum tua (kepala desa, red) se Kecamatan Sonder yang tergabung dalam Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) Kecamatan Sonder, siap mengawal proses pesta demokrasi di Minahasa. Iven lima tahun sekali ini, kata Ketua BKAD Ram Makagiansar, sangat berarti untuk rakyat Minahasa. ‘’Kami meminta jangan ada niat Golput apalagi apatis dengan Pilbup. Ingat, lima detik sangat menentukan lima tahun daerah kita,” kata Ram, Hukum Tua Desa Sendangan Atas.
Ram didampingi Eddy Rampe, Hukum Tua Sendangan Induk dan Frangky Keintjem Hukum Desa Kauneran Satu, mengaku, semua pemilih harus menggunakan hati nurani. “Memilih harus dengan rasional, jangan emosional,” kata mereka, Selain itu, aparat keamanan untuk menjaga pesta Pilbup jangan sampai terjadi konflik ke depan. “Marilah kita jaga keamanan,” katanya.
DANREM PANTAU KEAMANAN MINAHASA
Untuk memantau langsung keamanan di Minahasa jelang Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Minahasa periode 2013-2018, Danrem 131 Santiago Brigjen TNI Johny l Tobing berkeliling Minahasa. Sebelumnya kemarin pagi, Tobing berkunjung ke Kodim 1302/Minahasa untuk menyemangati dan memberikan pengarahan singkat untuk para personil TNI yang mem-backup pengamanan Pilkada oleh Polres Minahasa.
“Sesuai undang-udang pengamanan merupakan tugas Polisi, TNI ada tidak lain untuk memberikan dukungan,” ujarnya Tobing yang didampingi oleh Komandan Kodim 1302 Letkol Inf Theo Kawatu.
Menurutnya, jika nantinya di lapangan ditemukan kerusuhan atau aksi anarkis lainnya yang sudah mengancam keamanan, personil bisa menangkap oknumnya dan langsung diserahkan ke polisi.
Tobing mengungkapkan, TNI akan menurunkan 1 SSK (Satuan Setingkat Kompi) atau sekitar 100 personil. “Kita memberikan dukungan sepenuhnya ke Polri. Kita tidak boleh terlambat, dan lebih baik mencegah dari pada terjadi. Momen ini merupakan tes awal dalam pesta demokrasi berikutnya, karena tahun depan juga akan ada lima daerah yang akan menggelar pemilihan,” tegasnya.
Tobing juga mengimbau kepada masyarakat Minahasa untuk bisa terus hidup rukun dan damai. “Saya salut dengan kehidupan beragama di Sulawesi Utara. Oleh karena itu pesta demokrasi ini harus bisa dijaga, dan jangan dicederai,” ungkap Tobing.
sumber: ManadoPost
No comments:
Post a Comment