Tuesday, October 12, 2010

Hasil Hitung Ulang Menentukan di Tomohon

TOMOHON— Kerja super keras pasangan L Syennie Watoelangkow-Jimmy S Wewengkang (LSW-JSW) di Wailan akhirnya berbuah manis. Pasangan yang dimajukan Partai Demokrat (PD) dan PDIP ini memenangi Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang telah digelar, Selasa (12/10) kemarin. LSW-JSW mendulang 1.026 suara, sementara pasangan Jefferson Rumajar-Jimmy Eman (J2) hanya meraih 807 suara. Namun meski menang di PSU Wailan, bukan berarti LSW-JSW sudah menang. Agregat (total perolehan suara) tetap menempatkan J2 di posisi teratas. Saat ini pasangan yang dicalonkan Partai Golkar dan Gerindra tersebut sudah mengumpulkan 21.223 suara, sementara LSW-JSW 20.034 suara. Beda 1.189 suara. Dengan agregat tersebut maka penentuan siapa yang jadi juara akan sangat tergantung dari hasil perhitungan ulang yang akan dilaksanakan, Rabu (13/10), hari ini. Kubu LSW-JSW sendiri optimis memenangi Pilwako karena yakin perhitungan ulang surat suara khususnya soal surat rusak, dominan milik mereka. “Kami yakin soal itu (perhitungan ulang, red),” ujar LSW saat ditemui kemarin di rumah Andries Oroh, salah satu tokoh masyarakat yang punya pengaruh hebat di Wailan. Optimisme LSW pun harus dibarengi dengan keberuntungan. Ya. Jika acuannya adalah 1.888 surat suara rusak, dengan asumsi perolehan suara 3 Agustus lalu tidak berubah, maka Ketua PD Sulut butuh 1.539 tambahan suara. Sedangkan J2 tinggal memerlukan donasi 350 suara. Ketua Divisi Teknis Penyelenggara Pilwako KPUD Tomohon Beldie Tombeg ST menegaskan, hasil dari PSU Wailan akan dibawa ke Mahkamah Konstitusi (MK) 24 Oktober mendatang. Jika kemudian ada kontestan keberatan dengan hasil PSU, segera disampaikan ke MK karena baik proses PSU dan perhitungan ulang masih dalam putusan sela. “Ini kan masih dalam masa sidang jadi tidak menutup kemungkinan jika ada calon yang mengajukan bukti baru terkait dengan PSU,” jelasnya. Lanjutnya, untuk perhitungan ulang kontestan Pilwako harus menghadirkan dua orang saksi. ”Saksi yang dihadirkan sebaiknya dapat mengikuti perhitungan ulang untuk semua kecamatan,” terangnya sembari menambahkan, perhitungan ulang akan dilakukan di Sekretariat KPUD Tomohon. Perhitungan ulang sendiri diperkirakan berjalan lebih dari satu hari. Menurut Tombeg, surat suara dari 190 TPS itu lumayan banyak dan sulit diselesaikan perhitungannya dalam satu hari saja. “Kita akan hitung per kecamatan. Yang pertama dimulai dari TPS-TPS yang ada di Kecamatan Tomohon Utara,” katanya. Sementara itu, pantauan harian ini di PSU Wailan, warga sudah mulai mendatangi TPS sejak pukul 07.00 Wita. Meski masih pagi tapi puluhan warga tampak sudah stand by dan antusias menunggu panggilan di depan TPS-TPS. Begitu nama dipanggil, petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) memanggil nama para pemilih yang didahului dengan penyampaian teknis mencoblos. Usai mencoblos, langsung menuju dapur-dapur umum yang sudah disediakan tim sukses (TS) masing-masing calon. Dapur-dapur umum kebanyakan berdekatan dengan TPS, untuk memudahkan massa fanatik langsung berkumpul dan makan minum bersama. Sekira pukul 11.00 Wita, Calon Wakil Wali Kota Partai Golkar Tomohon Jimmy Eman SE Ak datang bersama dengan rombongan Fraksi Partai Golkar Tomohon yang dipimpin Andy Sengkey dan Honfy Kalalo SH. Nampak juga rombongan Fraksi Gerakan Nurani Rakyat (Gerak) yang merupakan sekutu J2, dengan Ketua Melkysedek Tangkawarouw dan Sekretaris Ferdinand Turang, ikut dalam rombongan. Mereka berkumpul di rumah Frets Keles, salah satu legislator FPG Dekot Tomohon. Tak lama berselang, Eman Cs melakukan aksi longmarch dan menuju rumah keluarga Oroh-Lala. Eman yang tampil simpatik menyalami warga yang penasaran ingin melihat calon pemimpin mereka. Kira-kira satu jam, rombongan yang berjumlah sekira seratus orang ini pun kembali ke rumah Keles yang bersebelahan dengan TPS 1. Tiba saatnya waktu yang dinanti-nantikan. Sekira pukul 13.00 Wita, enam TPS serentak menutup pemungutan suara dan dilanjutkan dengan perhitungan suara di tengah-tengah guyuran hujan. Para pendukung J2 pun mulai menyemut di TPS 1 dan 2 untuk mendengarkan hasilnya. Dua TPS tersebut memang disebut-sebut sebagai kandang pendukung J2. Sedangkan pendukung LSW-JSW fokus ke TPS 3, TPS 4, TPS 5, danTPS 6. Saat perhitungan suara dimulai, tak ada hiruk pikuk pendukung. Mereka tegang di seputaran 6 TPS sambil mendengarkan perolehan suara yang pembacaannya diperdengarkan lewat pengeras suara. Nanti setelah selesai dibacakan, baru suasana jadi riuh. Para pendukung dua kandidat mulai jalan bareng, menutupi jalan utama di Wailan. Untuk hasilnya, LSW berhasil unggul di lima TPS, sedangkan J2 hanya menang di TPS 1 dengan selisih suara 219 secara keselurahan di enam TPS. Sontak, sorak-sorai pendukung LSW-JSW membahana seantero Wailan dan meneriakkan yel, yel… ‘dahsyat siap menang’. Puncaknya sekira pukul 16:00 Wita, saat LSW datang ke Wailan menggunakan mobil Nissan Terano DB 2423 G. Srikandi yang Pilwako 2005 lalu berduet dengan Rumajar itu langsung menuju ke rumah Andries Oroh. Di sana, sudah menanti pasangannya Jimmy Stefanus Wewengkang (JSW). Keduanya langsung menyapa ratusan pendukung yang sudah menyemut hingga ke badan jalan. Pendukung pun tampil simpatik dan mengawal LSW untuk masuk ke dalam rumah dengan iringan lagu Maju Tak Gentar. Massa fanatik LSW-JSW ini ikut menari dan bernyanyi bersama, seolah pertarungan Pilwako sudah selesai. Situasi sempat tegang karena massa J2 yang berada di TPS 1 sudah berhadap-hadapan sekira seratus meter jaraknya. Untung saja aparat Polres Tomohon sigap dan melarang para pendukung LSW-JSW melakukan konvoi kemenangan dengan motor sambil membawa bendera. “Sampai saat ini belum ada tindakan yang mengarah pada anarkis. Secara umum pelaksanaan PSU berjalan dengan baik dan lancar. Mari bersama-sama kita jaga situasi yang kondusif ini,” ujar Kapolres Tomohon AKBP Suyanto Sik. Tak lama kemudian, petugas KPUD pun mengamankan enam kotak suara dan membawanya ke Kantor Kecamatan Tomohon Utara dengan dikawal dua petugas kepolisian untuk setiap satu kotak. (vip/lee)

sumber: www.mdopost.com

No comments:

Post a Comment