Friday, July 23, 2010

SHS-DK Memukau Warga Sangihe

KANDIDAT gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Utara (Sulut) periode 2010-2015 Sinyo Harry Sarundajang dan Djouhari Kansil (SHS-DK) memukau warga Sangihe dalam kampanye yang berlangsung semarak di Desa Mohong Sawang Kecamatan Kendahe, Kamis (22/07) kemarin. Ribuan warga yang hadir tak mampu menyembunyikan rasa sukacitanya karena bisa berjumpa dengan pemimpin yang sangat mereka kagumi dan cintai.

Sarundajang dalam orasi politiknya mengungkapkan, selang lima tahun terakhir Sulut sudah berada di jalur yang benar, karena keberhasilan pemerintah melakukan pembangunan. Berbagai kemajuan yang terukur juga bisa disaksikan dengan mata telanjang.

Salah satu prestasi Sulut yang sukar diikuti daerah lain, ungkap Sarundajang, adalah predikat Wajar Tanpa Pengecualian oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk pengelolaan keuangan di Sulut. “Adanya predikat WTP membuktikan bahwa selama ini kita memang berhasil membangun tanpa korupsi,” ujar Sarundajang yang disambut pekikan gemuruh warga.

Kemajuan lain, ungkap gubernur pertama pilihan rakyat Sulut ini adalah Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sulawesi Utara yang mencapai peringkat kedua Nasional setelah DKI Jakarta. Juga meningkatnya angka harapan hidup, serta turunnya angka kemiskinan dan pengangguran.

Dalam kampanye yang juga dimeriahkan sejumlah artis lokal Loela Drakel dan Randy Lapian ini nampak hadir Ustad Dr HM Attamimy MAg, tokoh muslim Maluku yang merupakan sahabat dekat Sarundajang semasa mengupayakan perdamaian di Maluku. Ustad Attamimy baru-baru ini menulis sebuah buku berju-dul ‘SHS Pemimpin dan Pendamai’, yang berisi kesaksian sejumlah tokoh Maluku tentang sepak terjang Sarundajang bertahun lalu.

Juru kampanye nasional Ruhut Sitompul dan H Nurul Qomar juga nampak hadir, beserta Ny Mike Tatengkeng, istri tercinta Djouhari Kansil.

Usai bertatap muka dengan warga di Kemdahe, Sarundajang kemudian melakukan pertemuan dengan sinode GMIST, dilanjutkan dengan pertemuan di Balai Pertemuan Umum (BPU) Tahuna. Menariknya SHS -DK memilih untuk berjalan kaki melewati pusat kota Tahuna menuju lokasi pertemuan di BPU.

Ribuan orang mengarak dan mengelu-elukan SHS dan DK bahkan dengan lagu-lagu khas Sangihe. “Sie seng (so dia itu), lanjutkan,” pekik sejumlah warga. Usai dari Tahuna SHS-DK dan rombongan bertolak menuju Siau.

sumber: www.hariankomentar.com

No comments:

Post a Comment