Meski hanya tiga kontestan, namun paripurna visi-misi calon top eksekutif Kota Tomohon, berlangsung ‘panas’ sekaligus sedikit ‘aneh’. Pasalnya, Linneke Syennie Watoelangkouw (LSW) yang notabene menyandang status incumbent (saat ini menjabat Wakil Walikota), malah tampil ‘menyerang’ terhadap program Pemkot Tomohon di mana dia sendiri berada di inner circle.
LSW yang berpasangan dengan Jimmy Wewengkang, sebagai pasangan yang mendapatkan kesempatan pertama menyampaikan visi-misinya, ‘menyerang’ kinerja Pemkot Tomohon, yang dinilai tidak maksimal, di mana dana pembangunan dari pemerintah sekitar Rp 300 miliar setiap tahun, tidak memberikan dampak signifikan ke masyarakat.
LSW-Wewengkang juga menyoal soal tata ruang Pemkot Tomohon serta tunjangan kesejahteraan bagi masyarakat, termasuk sarana infrastruktur. Jefferson Rumajar yang merupakan Walikota Tomohon dan kini mencalonkan diri bersama Jimmy Eman, tampil ‘defense’ menjawab semua kritikan dengan lancar.
“Sangat tidak relevan jika tata ruang Tomohon amburadul. Saat ini kita malah mendapatkan tata ruang terbaik di Indonesia,” ungkap Epe—sapaan akrab Jefferson Rumajar menjawab kritikan LSW-Wewengkang.
Ia juga menjawab soal masalah kesejahteraan. “Saat ini pemerintahan berhasil memberikan beasiswa bagi guru berprestasi dan tenaga dokter,’’ tukas Epe yang disambut yel-yel massa pendukungnya.
Dalam kesempatan itu, Epe juga sempat menyampaikan curahan hatinya dalam memimpin Kota Tomohon. Dia merasa selama lima tahun menjadi walikota, dirinya seakan berjalan sendiri dalam melaksanakan program-program pemerintahan. Tak hanya itu, berbagai cobaan banyak dialaminya dalam menjalankan amanat rakyat. “Dari lubuk hati yang paling dalam saya katakan, bahwa saya teraniaya,” tutur Epe. Namun dia bersyukur, selama memimpin, dinamika pembangunan di Kota Bunga tersebut menunjukkan kemajuan luar biasa. Kendati begitu, diakuinya, hal tersebut belum bisa memuaskan semua masyarakat. “Belum semua masyarakat dipuaskan. Namun prinsip awal, saya bukan alat pemuas,” kata Epe yang bersama Eman mengusung visi terwujudnya masyarakat Kota Tomohon yang religius, mandiri, sejahtera, berwawasan lingkungan dengan konsep pembagunan berkelanjutan dan mendunia.
Pada bagian lain, pasangan nomor urut 2, Carol Senduk-Agus Paat, dalam visinya mengusung pembangunan Kota Tomohon yang beriman, maju,mandiri, berdaya saing, adil dan sejahtera.
Sementara LSW dan Wewengkang dalam visinya mengedepankan pembangunan kota Tomohon yang berwawasan lingkungan.
“Penyampaian visi-misi calon walikota dan wakil walikota benar-benar menjadi ajang pembuktian para cawali, bahwa mereka memang layak dipilih menjadi walikota,” komentar Ketua DPRD Tomohon, Andy R Sengkey usai pemaparan visi-misi para calon top eksekutif.
Menurut Sengkey yang memimpin jalannya Rapat Paripurna Istimewa tersebut, penyampaian visi, misi dan program ini dilakukan untuk menilai kesiapan Calon Kepala Kepala daerah dalam mengikuti pemilihan umum kepala daerah (pemilukada).
sumber: www.hariankomentar.com
Tuesday, July 20, 2010
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment